Kandungan Nutrisi dan fungsi Buah Ceri (Cherry) untuk Kesehatan

April 20, 2017 Kesehatan

Buah ceri (cherry) merupakan buah-buahan drupa yang masih satu keluarga bersama dengan apel, pir, plum, dan arbei. Buah yang biasanya berwarna merah ini terdiri dari beragam jenis, tetapi ada dua spesies yang paling sering dikonsumsi, yakni Prunus avium (ceri manis) dan Prunus cerasus (ceri asam).

Pohon ceri berasal dari area beriklim sedang dan sulit dibudidayakan di Indonesia. Ceri biasanya dijadikan sebagai hiasan kue tart, sedang buah segarnya lumayan sulit dijumpai di pasaran dan harganya tergolong mahal.

 

Meski demikian, tak ada salahnya untuk konsumsi ceri sesekali. Selain punya rasa yang memikat, ceri termasuk mempunyai bervariasi manfaat bagi kesehatan Anda.

Kandungan Gizi Ceri

Ceri manis dan asam punya persentase gizi berbeda. Meski sama-sama memiliki kandungan kalori yang terlampau rendah, ceri asam memiliki kandungan lebih banyak vitamin C dan A per 100 g-nya. Ceri asam termasuk lebih kaya akan antioksidan beta karoten, lutein, dan zeaxanthin.

 

Baik ceri manis maupun asam termasuk punya antioksidan stabil melatonin dan juga flavonoid antosianin glikosida yang sebabkan warna mereka jadi merah. Ceri termasuk tidak benar satu makanan yang punya nilai antioksidan ORAC (kapasitas penyerapan radikal bebas) terbesar.

 

Nilai ORAC ceri manis bahkan mirip tingginya bersama dengan stroberi. Selain itu, ceri termasuk diperkaya bersama dengan mineral seng, zat besi, potasium, mangan, dan tembaga.

 

Manfaat Ceri untuk Kesehatan

 

Dengan persentase fitokimia yang berlimpah dilengkapi beberapa vitamin dan mineral, ceri mempunyai bervariasi manfaat kesehatan layaknya tercantum di bawah ini:

 

Perlindungan antioksidan

Antosianin di didalam ceri melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif bersama dengan beberapa cara. Yakni melawan radikal bebas secara langsung, mengikatnya ke DNA untuk menghambat kerusakan oksidatif, dan juga mengaktifkan sisten enzim detoksifikasi dan antioksidan di didalam tubuh.

 

Antosianin ceri menyatakan perlindungan terhadap pembuluh darah dan sel-sel otak, dan juga diinginkan dapat menghambat aterosklerosis, penyakit degeneratif layaknya dementia, dan kanker. Salah satu belajar menyatakan bahwa antosianin, khususnya sianidin, menopang diferensiasi sel dan menghambat sel sehat bertransformasi jadi kanker.

 

Studi lain menyatakan bahwa antosianin dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker usus besar manusia.

 

Meredakan asam urat

Ceri dan sari ceri sudah digunakan sejak th. 1950an untuk meredakan gejala artritis dan gout atau lebih terkenal bersama dengan nama asam urat. Beberapa penelitian sendiri menyatakan bahwa konsumsi ceri asam dapat menurunkan persentase asam urat dan peradangan didalam tubuh.

Menyehatkan jantung

Penelitian yang disajikan didalam Experimental Biology 2011 menyatakan bahwa konsumsi sari ceri asam menopang menurunkan persentase trigliserida, VLDL, dan molekul protein yang terlibat didalam pembentukan plak ateroskeloris yang dapat sebabkan penyakit jantung. Ceri termasuk punya potasium yang menopang sesuaikan detak jantung dan tekanan darah didalam tubuh.

 

Meredakan rasa sakit

Ekstrak ceri dapat menghambat kerja enzim COX-1 dan COX-2 yang terlibat didalam sistem peradangan dan sensasi rasa sakit. Aktivitas penghambatan oleh antosianin ini bahkan sepadan bersama dengan konsumsi beberapa obat-obatan pereda nyeri.

 

Penelitian menyatakan bahwa penderita osteoartritis yang minum 2 gelas jus ceri asam tiap-tiap hari mengalami penurunan inflamasi yang berarti sesudah 3 minggu. Mereka termasuk mengalami penurunan rasa sakit sebesar 20%.

Ceri pun menopang meredakan nyeri otot usai berolahraga. Penelitian lain mengutarakan bahwa atlet lari jarak jauh yang minum jus ceri asam 2 kali sehari selama 8 hari mengalami rasa sakit yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang meminum plasebo. Pada atlet angkat beban pun, konsumsi ceri dapat kurangi rasa sakit dan menjaga stamina lebih lama.

 

Membuat tidur lebih nyenyak

Ceri memiliki kandungan melatonin yang menopang sesuaikan siklus tidur-bangun didalam otak manusia. Melatonin dapat mengimbuhkan dampak menenangkan terhadap neuron otak dan sistem nerves supaya menopang meredakan insomnia dan sakit kepala. Melatonin sendiri sesungguhnya diproduksi oleh kelenjar pineal didalam tubuh.

 

Penelitian mengutarakan bahwa konsumsi sari ceri asam dapat meningkatkan persentase melatonin dan juga meningkatkan durasi dan efisiensi tidur.

Membantu menghambat stroke

University of Michigan Health System laksanakan penelitian terhadap hewan percobaan untuk mengerti dampak sari ceri asam terhadap regulasi lemak dan glukosa. Hasilnya, ceri asam tak cuma sediakan manfaat kesehatan kardiovaskular layaknya obat-obatan yang biasa diresepkan dokter, tetapi termasuk kurangi risiko stroke. Tikus percobaan mengalami peningkatan keseimbangan dan koordinasi yang berarti dan juga penurunan tekanan darah.

 

Baik untuk diabetes

Kalori dan karbohidrat ceri termasuk rendah supaya dapat dikonsumsi penderita diabetes didalam kuantitas wajar. Ceri termasuk berpotensi meningkatkan produksi insulin sampai 50% berdasarkan penelitian dari Michingan State University. Insulin ini meningkat pas dirangsang bersama dengan antosianin didalam ceri. Produksi insulin bahkan meningkat sampai hampir 2 kali lipat pas terkena paparan antosianin yang paling aktif.

 

Meski demikian, antosianin ini masih mesti diujikan terhadap hewan dan manusia sebelum saat digunakan didalam perawatan diabetes.

 

 



Tentang Penulis

-

Posting terkait dengan Kandungan Nutrisi dan fungsi Buah Ceri (Cherry) untuk Kesehatan






Hak cipta © My Blog dan didukung oleh Caraku.co.