Kandungan dan faedah Lemon untuk Kesehatan

April 20, 2017 Kesehatan

toko hajar jahanam – Lemon (Citrus limon) merupakan salah satu buah-buahan citrus yang paling banyak digunakan di dunia, baik untuk keperluan konsumsi maupun non konsumsi. Sari lemon terdiri dari 5 sampai 6% asam sitrat yang membuatnya punyai rasa asam. Lemon umumnya diolah menjadi jus, limun, pie, pancake, dll. Lemon terhitung dapat dijadikan campuran salad atau acar seperti banyak dilakukan di India, Pakistan, dan Timur Tengah.

Asal buah lemon belum diketahui secara pasti, tapi diperkirakan dari China, Myanmar, atau India. Di Indonesia sendiri, lemon masih kalah merakyat dari saudaranya, lime atau jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Meski demikian, bukan artinya bahwa lemon kalah bergizi dibandingkan jeruk nipis atau buah citrus lainnya. Lemon pun kaya nutrisi dan punyai bermacam kegunaan untuk kesehatan.

 

Kandungan Gizi Lemon

 

Sama halnya bersama buah citrus, lemon kaya bakal vitamin C. Kandungannya apalagi lebih tinggi dibandingkan jeruk nipis, yaitu dapat mencukupi mencukupi 88% keperluan harian per 100 gram. Asam sitrat merupakan asam organik yang paling melimpah di didalam lemon, bersama jumlahnya mencapai 47 gram/liter didalam sari buahnya.

Buah yang umumnya berwarna kuning segar ini terhitung punya kandungan senyawa fitokimia seperti polifenol, terpenes, naringin, naringenin, hesperidin, diosmin, eriositrin, dan d-limonene.

 

Selain itu, Anda terhitung dapat mendapatkan vitamin dan mineral mutlak lain seperti vitamin B6, potasium, zat besi, magnesium, kalsium, dan serat pangan.

 

Manfaat Lemon untuk Kesehatan

 

Seperti buah-buahan citrus pula, ada bermacam kegunaan lemon untuk kesehatan, di antaranya seperti dicantumkan selanjutnya ini:

 

Mengatasi persoalan pencernaan dan konstipasi

Sari lemon dapat mendukung menangani persoalan pencernaan dan konstipasi. Campurkan lebih dari satu tets lemon padamakanan Anda. Lemon bakal melakukan tindakan sebagai pencuci dan pembersih darah. Lemon terhitung baik diminum sehabis makan untuk mendukung melancarkan pencernaan.

 

Mengatasi flu, demam, dan infeksi tenggorokan

Seperti jeruk, sari lemon baik diminum untuk menangani flu, demam, dan pilek. Lemon dapat menurunkan demam bersama meningkatkan perspirasi. Vitamin C-nya terhitung mendukung meningkatkan kekebalan tubuh terhadap bermacam penyakit. Lemon pun sering digunakan untuk menangani infeksi tenggorokan gara-gara senyawa antibakteri yang dimilikinya.

 

Mengatasi persoalan gigi dan gusi

Sari lemon terhitung banyak digunakan didalam perawatan gigi. Di antaranya, lemon dapat mendukung meredakan nyeri kecuali dioleskan di tempat yang mengalami sakit gigi. Memijatkan sari lemon terhadap gusi terhitung dapat menghentikan pendarahan. Lemon pun dapat digunakan untuk bersihkan gigi sehari-hari, sekaligus menahan bau mulut yang disebabkan oleh persoalan gigi dan gusi.

Membantu menurunkan berat badan

Sari lemon sering disertakan didalam diet penurunan berat badan. Biasanya, sari lemon dicampurkan bersama air hangat dan madu. Tak cuma sehat, lemon terhitung rendah kalori, apalagi terhitung yang paling rendah di antara buah citrus lainnya. Sekitar 100 g lemon cuma punya kandungan 29 kalori. Lemon pun bebas kolesterol, lemak jenuh, dan punyai indeks glikemik rendah. Lemon terhitung kaya serat pangan sehingga baik dikonsumsi Anda yang inginkan memangkas berat badan.

Membantu melawan kolera

Penambahan jus lemon di pas makan utama dipercayai udah mengimbuhkan dukungan terhadap wabah kolera yang dulu melanda lebih dari satu desa di Afrika Barat. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa lemon dan jeruk nipis dapat memperpendek siklus penyembuhan dan mempercepat kegiatan sel imun bernama monosit.

 

Menurunkan risiko jantung dan stroke

Defisiensi vitamin C didalam darah sering dikaitkan bersama meningkatnya penyakit stroke, terlebih terhadap mereka yang obesitas atau punyai tekanan darah tinggi. asupan serat terisolasi dari buah-buahan citrus, terhitung lemon, dapat menurunkan takaran kolesterol darah. Minyak esensial didalam lemon terhitung dapat menahan oksidasi kolesterol LDL.

 

Lemon terhitung punya kandungan senyawa fitokimia seperti antioksidan hesperidin dan diosmin. Hesperidin dapat menguatkan pembuluh darah dan atherosklerosis. Sedangkan diosmin digunakan di lebih dari satu obat yang mempengaruhi proses peredaran darah. Gunanya adalah meningkatkan kesegaran otot vaskular dan kurangi inflamasi kronis terhadap pembuluh darah.

 

Beberapa belajar terhadap tikus percobaan terhitung memperlihatkan bahwa tanaman yang punya kandungan hesperidin dan diosmin punyai efek baik yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

 

Mencegah pembentukan batu ginjal

Asam sitrat didalam lemon tak cuma bertugas mengimbuhkan rasa asam. Beberapa belajar memperlihatkan bahwa asam sitrat efektif didalam menahan pembentukan batu ginjal. Diduga, hal ini gara-gara asam sitrat dapat mengencerkan urin dan meningkatkan jumlah urin yan gkeluar. Studi ini terhitung mengatakan bahwa meminum 2 liter limun sehari udah dapat meningkatkan takaran asam sitrat secara signifikan.

 

Mencegah anemia

Anemia sering disebabkan gara-gara defisiensi zat besi, terlebih terhadap wanita yang berada di tahap pre-menopause. Meski cuma punya kandungan sedikit zat besi, lemon kaya vitamin C dan asam sitrat yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan lain.

 

Pencegahan kanker

Dalam belajar laboratorium dan hewan, limonoid terhadap lemon diketahui dapat melawan sel kanker mulut, kulit, paru-paru, payudara, perut, dan usus. Peneliti dari US Agricultural Research Service (ARS) terhitung mengatkan bahwa tubuh kami dapat menyerap senyawa limonoid bernama limonin yang jumlahnya nyaris sama bersama vitamin C di buah-buahan citrus. Limonin pun enteng dicerna tubuh dan ada didalam jangka pas lebih lama dibandingkan senyawa anti karsinogen alami lainnya.

 

Lemon terhitung punya kandungan bermacam senyawa fitokimia seperti hesperetin, naringin, naringenin, dan eriocitrin. Senyawa-senyawa ini berguna sebagai antioksidan dan antiinflamasi yang dapat menahan kerusakan DNA akibat radikal bebas terhadap belajar in vitro.

 

Mencegah radang sendi (artritis reumatoid)

Meski satu belajar memperlihatkan bahwa dosis tinggi suplemen vitamin C dapat sebabkan osteoartritis, belajar lain justru mengutarakan hasil sebaliknya. Studi yang disampaikan didalam “Annals of the Rheumatic Diseases” ini dilakukan terhadap lebih dari 20 ribu subjek yang bebas artritis terhadap awal penelitian. Haslinya, subjek yang paling sedikit konsumsi makanan kaya vitamin C punyai risiko 3 kali lebih besar untuk diserang artritis daripada mereka yang paling banyak memakannya.

 

Mengatasi scurvy

Scurvy merupakan problem yang timbul pas tubuh kekurangan vitamin C. Gejalanya meliputi anemia, tubuh lemas, radang gusi, sampai pendarahan terhadap kulit. Sekitar 100 g lemon sendiri dapat mencukupi 88% keperluan vitamin C harian sehingga sering digunakan untuk menangani scurvy. Lemon terhitung banyak digunakan untuk menangani problem telinga seperti tinnitus dan meniere.

 



Tentang Penulis

-

Posting terkait dengan Kandungan dan faedah Lemon untuk Kesehatan






Hak cipta © My Blog dan didukung oleh Caraku.co.